Selasa, 18 Oktober 2011

puisi galau sang pujangga

       Pepatah Sang Pujangga

        hanya butuh sedetik untuk melirikmu
        semenit untuk mengingatmu
        sejam untuk menyukaimu
        sehari untul suka sama kamu
        tetapi butuh seumur hidup untuk melupakanmu
 
         Pepatah Sang Pujangga

         hanya butuh sedetik untuk melirikmu
         semenit untuk mengingatmu
         sejam untuk menyukaimu
         sehari untul suka sama kamu
         tetapi butuh seumur hidup untuk melupakanmu

          Pepatah Sang Pujangga
 
Saat bunga mekar di taman . baru aku mualai perjalanan ........ tuk mencari belahan jiwa ku yang telah hilang......... Saat aku tersesat di persimpangan. aku melihat setitik harapan .... seberkas cahaya yang membawa .... aku ke tempat yang selama ini aku rindukan....... kau... bangunkan aku dari mimpi buruku..... kau ..... segarkan jiwa dari rasa dahaga ... n kau.... memberi arti baru dari dalam hidup ku ....
          Pepatah Sang Pujangga
 
JIwaku membeku dan terkekang... Telingaku sama sekali tak dapat mendengarmu.. Kakiku berjalan dalam kesedihan... Aku berdiri dalam kegelapan..dan tak dapat maju lagi... Hujan tengah berjalan...cahaya masih terlampau jauh.. Berapa banyak diriku memanggilmu dalam badai?? Suaraku telah habis... Aku hidup karena dirimu.. jadi aku percaya apabila luka ini tak kan pernah hilang...
          Pepatah Sang Pujangga
 
seindah goresan terlukis seindah jawaban terindah seindah nafas terhangat seindah kisah mampukah aq jadi seindah itu???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar